Apa Itu GOTS? Mengenal Standar Tekstil Organik Global untuk Industri
Ketika industri tekstil semakin memperhatikan keberlanjutan, istilah seperti organic textile, sustainable textile, dan sertifikasi lingkungan semakin sering digunakan. Namun, bagaimana cara memastikan bahwa sebuah produk benar-benar memenuhi standar yang dapat dipertanggungjawabkan? Salah satu standar yang banyak digunakan dalam rantai pasok tekstil global adalah GOTS (Global Organic Textile Standard).
Standar ini tidak hanya menilai bahan baku organik, tetapi juga memperhatikan bagaimana tekstil diproses hingga menjadi produk jadi.
Apa itu GOTS?
Pengertian GOTS
GOTS atau Global Organic Textile Standard, adalah standar internasional untuk pengolahan tekstil yang terbuat dari serat organik bersertifikat. GOTS dikembangkan untuk menetapkan persyaratan yang mencakup berbagai tahapan dalam rantai produksi tekstil, mulai dari bahan baku hingga produk yang siap dipasarkan.
Dalam penerapannya, GOTS menggabungkan persyaratan lingkungan, sosial, kualitas, bahan kimia, serta ketertelusuran (traceability). Karena itu, sertifikasi GOTS tidak sekadar menunjukkan bahwa sebuah produk menggunakan serat organik.
GOTS juga terus diperbarui mengikuti perkembangan industri. GOTS Version 8.0 dirilis pada Maret 2026 dengan sejumlah pembaruan terkait akuntabilitas rantai pasok, emisi udara, pengelolaan limbah, keamanan produk, serta aspek circularity. Versi ini akan menjadi wajib untuk audit dan asesmen mulai 1 Maret 2027.
Sumber gambar: salzwasser
Apa saja yang diatur dalam standar GOTS?
Bahan baku organik
Salah satu dasar utama standar GOTS adalah penggunaan serat organik yang memenuhi persyaratan sertifikasi. Pada ketentuan GOTS sebelumnya, produk yang menggunakan label GOTS harus mengandung setidaknya 70% serat organik bersertifikat. Persyaratan mengenai komposisi dan pelabelan perlu diperhatikan sesuai kategori produk dan versi standar yang berlaku.
Dengan adanya persyaratan tersebut, klaim sebagai produk tekstil organik tidak hanya didasarkan pada pernyataan produsen, tetapi perlu didukung oleh proses verifikasi dalam rantai pasok.
Penggunaan bahan kimia
Proses produksi tekstil melibatkan berbagai bahan kimia, misalnya dalam proses pewarnaan dan finishing. Karena itu, GOTS menetapkan persyaratan mengenai bahan kimia yang dapat digunakan dalam proses produksi.
GOTS juga memiliki daftar pembatasan bahan tertentu untuk membantu mengurangi risiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Dalam pembaruan Version 8.0, persyaratan terkait bahan kimia dan keamanan produk kembali diperkuat.
Pengelolaan lingkungan
GOTS dalam industri tekstil juga mencakup aspek lingkungan selama proses produksi. Persyaratannya antara lain berkaitan dengan pengelolaan air limbah, emisi, limbah produksi, serta penggunaan sumber daya.
Pada GOTS Version 8.0, sejumlah persyaratan lingkungan diperbarui dan diperkuat, termasuk pengelolaan emisi udara dan limbah. Pembaruan ini menunjukkan bahwa standar tekstil organik terus berkembang mengikuti kebutuhan industri dan tuntutan keberlanjutan.
Kondisi kerja dan aspek sosial
Keberlanjutan dalam Global Organic Textile Standard tidak hanya berkaitan dengan lingkungan. GOTS juga memasukkan kriteria sosial dalam proses produksinya.
Aspek seperti kondisi kerja, hak pekerja, perlindungan dari diskriminasi, serta praktik ketenagakerjaan menjadi bagian dari persyaratan yang harus diperhatikan oleh entitas yang tersertifikasi. Dengan pendekatan ini, GOTS berupaya melihat keberlanjutan secara lebih menyeluruh di sepanjang rantai produksi tekstil.
Baca juga: BCI vs US Cotton Trust Protocol: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Tepat untuk Industri Tekstil?
Mengapa sertifikasi GOTS penting bagi industri?
Meningkatkan kredibilitas produk
Bagi pelaku industri tekstil, sertifikasi GOTS dapat menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa proses produksi telah memenuhi standar yang diakui secara internasional.
Sertifikasi dilakukan melalui Certification Bodies independen yang disetujui oleh GOTS. Prosesnya mencakup pemeriksaan dan audit terhadap fasilitas serta persyaratan yang relevan dengan ruang lingkup sertifikasi.
Mendukung transparansi rantai pasok
Rantai pasok tekstil dapat melibatkan banyak tahapan dan pihak, sehingga transparansi menjadi semakin penting. GOTS menerapkan pendekatan traceability untuk membantu menjaga integritas produk bersertifikasi dari bahan baku hingga produk jadi.
Hal ini juga relevan dengan meningkatnya kebutuhan industri terhadap informasi yang lebih dapat diverifikasi mengenai asal bahan, proses produksi, dan klaim keberlanjutan.
Menjawab kebutuhan pasar global
Penggunaan GOTS untuk industri tekstil juga semakin relevan seiring meningkatnya perhatian terhadap praktik produksi yang bertanggung jawab. Berdasarkan laporan Global Standard 2025, terdapat 17.800 fasilitas bersertifikasi GOTS di 95 negara, meningkat 15,3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka tersebut menunjukkan bahwa GOTS telah menjadi bagian dari rantai pasok tekstil di berbagai pasar dan negara.
GOTS bukan sekadar label organik
Melihat proses secara menyeluruh
Memahami apa itu GOTS membantu Anda melihat bahwa standar ini memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar penggunaan bahan organik. GOTS mempertimbangkan berbagai aspek dalam rantai produksi, termasuk bahan baku, proses pengolahan, bahan kimia, lingkungan, kondisi sosial, hingga transparansi.
Bagi industri tekstil, pemahaman terhadap standar GOTS dapat membantu dalam mengikuti perkembangan tuntutan pasar dan membangun proses produksi yang lebih transparan serta bertanggung jawab.
Kami percaya, memahami standar seperti GOTS bukan hanya penting untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini, tetapi juga untuk mempersiapkan industri tekstil menghadapi standar keberlanjutan yang terus berkembang.
Jadi, bagaimana menurut Anda tentang penerapan sertifikasi GOTS dalam industri tekstil?